PENGERTIAN DAN JENIS ASPAL

Pengertian Aspal

Pengertian umum Aspal adalah material berwarna hitam atau coklat tua, pada temperatur ruang berbentuk padat sampai agak padat, yang terbuat dari komposisi Carbon, Hidrogen, Oksigen dan Nitrogen.

1. Komposisi aspal 

Komposisi aspal secara kimiawi  ditentukan oleh komposisi molekulnya  yang berbeda-beda sesuai dengan  sumber minyak bumi.  Proses pembentukannya  akan mempengaruhi kecepatan pengikatan terhadap material lainnya.

2. Bahan dasar utama aspal

Bahan dasar utama aspal yaitu  hidrokarbon atau biasa disebut bitumen yang terjadi dari gabungan beberapa mineral berbentuk  padat atau semi padat. Aspal yang umum digunakan saat ini terutama berasal dari salah satu hasil proses destilasi minyak bumi dan disamping itu mulai banyak pula dipergunakan aspal alam yang berasal dari pulau buton. Aspal minyak yang akan digunakan dalam penelitian ini merupakan proses hasil residu dari destilasi minyak bumi seperti bensin (gasoline), minyak tanah (kerosene), solar (minyak diesel). Hidrokarbon sebagai pembentuk aspal dapat larut dan berubah kadarnya  bila dilarutkan dalam  Carbondisulfida  (CS2)  yang memberikan sifat adhesi pada aspal. Komposisi dari aspal terdiri dari asphaltenes dan malthenes:

  Aspalthenes

Aspalthenes Merupakan material berwarna hitam  dan coklat  tua yang tidak larut dalam  Heptana . Merupakan senyawa Heterosiklis  yang mengandung senyawa oksigen ,  nitrogen, dan belerang.

  Maltenes

Maltenes larut dalam heptane, yang merupakan cairan kental yang terdiri dari resins dan oils. Resins yaitu cairan berwarna kuning atau coklat tua yang memberikan sifat adhesi dari aspal, merupakan bagian yang mudah hhilang atauberkurang selama masa pelayanan jalan. Sedangkan oils berwarna lebih muda merupakan media dari asphaltenes dan resinn-aromat. Proporsi dari aspalthenes, resin, oils  berbeda-beda tergantung dari banyaknya faktor seperti kemungkinan beroksidasi, proses pembuatannya dan ketebalan lapisan aspal dalam campuran.

Jenis Aspal

            Jenis Aspal berdasarkan cara diperolehnya aspal dapat dibedakan atas :

a.       Aspal Buatan

Aspal Minyak

Aspal Minyak adalah aspal yang berasal dari hasil penyulingan minyak bumi dapat di bedakan atas:

  • Aspal Keras/panas ( asphalt Cement, AC)
Aspal jenis ini digunakan dalam keadaan cair dan panas yang berbentuk padat  pada temperatur ruang  (25-30) derajat  celcius dimana untuk pemanfaatannya  dibutuhkan pemanasan dengan suhu yang tertentu . Pengelompokan aspal ini didasarkan atas  tingkat penetrasinya.

Syarat-syarat umum aspal cement adalah  :
a)      Berasal dari destilasi minyak bumi
b)      Mempunyai sifat yang homogen.
c)      Kadar Parafin kurang dari 2%
d)      Tidak mengandung air dan tidak berbusa  jika dipanaskan sampai suhu 1750  C


  • Aspal cair (Cut back asphalt)
Aspal cair adalah campuran antar aspal semen dengan bahan pencair dari hasil penyulingan minyak bumi. Sehingga aspal ini berbentuk cair dalam temperatur ruang.ini. Berdasarkan bahan pencairnya dan kemudahan menguap bahan pelarutnya , aspal cair terbagi atas:

  1. Rapid Curing (RC) aspal cair yang mudah larut dengan bahan pelarut premium. Jenis ini paling cepat menguap.
  2. Medium Curing (MC) merupakan aspal yang dilarutkan dengan bahan pencair yang lebih kental seperti kerosen.
  3. Slow Curing (SC) merupakan aspal yang dilarutkan dengan bahan pencair yang lebih kental seperti solar. Jenis aspal ini adalah jenis aspal yang paling lama menguap.


  •  Aspal Emulsi
Jenis Aspal ini merupakan aspal hasil pencampuran antara aspal keras, air dan bahan pengemulsi. Dimana pada suhu normal dan tekanan atmosfir berbentuk cair. Berdasarkan kecepatan pengerasnya aspal emulsi dapat dibedakan atas :

  1. Rapid Setting (RS), aspal yang mengandung sedikit bahan pengemulsi sehingga pengikatan yang terjadi cepat.
  2.  Medium Setting (MS)
  3. Slow Setting (SS), aspal yang paling lambat menguap.

  • Tar
Tar adalah aspal yang diperoleh dari hasil penyulingan batu bara. (Jarang di gunakan karena cepat mengeras, peka terhadap perubahan temperatur dan mengandung racun.

b.      Aspal Alam

Aspal alam adalah aspal yang ditemukan atau diperoleh langsung dari alamBahan dasar aspal ( Aspaltic base crude oils )

1.      Aspal Gunung

Jenis aspal ini adalah aspal yang berasal dari batu batuan contohnya aspal dari pulau Buton (aspal buton). Aspal ini merupakan campuran antara bitumen dengan bahan mineral. Karena aspal buton merupakan bahan alam maka kadar bitumen yang dikandungnya sangat bervariasi seperti B10, B13, B20, B25 dan B30

2.      Aspal Danau

Aspal Danau adalah jenis aspal yang diperoleh langsung dari alam tanpa proses penambangan karena dengan sendirinya muncul dipermukaan bumi kemudian terkumpul disebuah tempat yang sering disebut danau aspal, contoh aspalnya seperti dari Bermudez Trinidad.



WEB HOSTING - PASANG IKLAN
Kira-kira seperti itulah pengetahuan saya mengenai pengertian dan jenis-jenis aspal. Ini merupakan salah satu pengetahuan dasar dalam dunia teknik sipil, utamanya pada bangunan transportasi. Semoga artikel ini bermanfaat bagi pembaca, Syalom, Terimakasih.

MANUSIA DAN KEBUDAYAAN

    ·          MANUSIA MENJADI SENTRAL DI DALAM ETNOGRAFI

Di dalam etnografi yang menjadi pembahasan adalah mengenai deskripsi sukubangsa yang ada  atau menetap disuatu daerah tetentu serta menjelaskan adanya pola-pola yang khas tiap suku bangsa yang dapat dikomparaskan satu sama lain. Jika kita berbicara mengenai sukubangsa, tentunya kita akan membahas apa saja yang ada dan berkembang dalam sukubangsa tersebut. Sukubangsa merupakan suatu jenis manusia yang mengalami perkembangan dengan ciri-ciri tertetu. Jadi, salah satu yang menjadi pokok dalam etnografi yaitu membahas mengenai manusia.

Manusia merupakan salah satu dari jutaan jenis mahkluk hidup yang hidup di dunia ini. Namun dalam etnografi manusia menjadi pembahasan utama karena manusia memiliki keunggulan dari mahkluk lainnya karena manusia bisa mengalami kemajuan dan perkembangan yang sangat kompleks, diantaranya yaitu manusia bisa mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Selain itu, manusia juga adalah mahkluk hidup yang memiliki akal sehat yang membuat manusia mengetahui apa yang baik dan yang buruk atau kata lain manusia memiliki moral yang baik dari mahluk lainnya. Manusia juga memiliki keunggulan yang jauh lebih jauh, yaitu manusia mengenal kebudayaan.

Jika berbicara mengenai manusia dalam etnografi, yang dijelaskan lebih mendalam yaitu mengenai keanekaragaman manusia. Keanekaragaman manusia memberikan batasan kepada kita untuk bisa membedakan bermacam-macam bentuk dan ciri manusia, sehingga kita dapat mengklasifikaikan jenis dan bentuk manusia tertentu. Dari itu maka kita dengan mudah bisa mempelajari perkembangan jenis manusia tertentu baik itu bentuk maupupun ciri-ciri khusus yang ada pada manusia tersebut. Selain itu kita juga dapat mempelajari bagaimana perkembangan ciri dan  bentuk manusia tersebut dari awalnya sehingga menjadi seperti yang ada pada tingkat yang lebih kompleks sekarang ini. Jadi, dengan demikian setiap sukubangsa dapat kita ketahui bagaimana perkembangannya dari waktu ke waktu.

Dalam etnografi selain ciri manusia yang menjadi perhatian yang dipelajari yaitu tingkat pengetahuan atau perkembangan ilmu dalam setiap sukubangsa. Pengetahuan menunjukan bagaimana cara manusia tersebut menggunakan apa yang diketahuinya baik itu akal ataupun daya pikir manusia tersebut dalam berinteraksi dalam lingkungan dengan sesamanya serta beradaptasi dengan alam sekitarnya. Interaksi dengan sesamanya menjelaskan bagaimana tingkat kemampuan manusia itu dalam menggunakan akal budinya dalam menjalin hubungan yang baik dengan sesamanya. Sementara adaptasi dengan alam sekitar menunjukan bagaimana manusia tersebut menggunakan pengetahuannya dalam mengembangkan peralatan yang digunakan dalam mempertahankan hidup. Pengetahuan setiap manusia juga menjelaskan bagaimana cara mencari kebutuhan hidupnya dan juga bagaimana mereka mendiami suatu daerah tertentu untuk tempat tinggal mereka. Perkembangan ilmu pengetahuan dari manusia dari masa ke masa menjelaskan kepada kita mengenai perkembangan suatu jenis manusia tertentu sehingga memudahkan bagi kita untuk membedakan atau mengklasifikasikan jenis manusia tertentu.dari pengklasifikasian yang telah ditentukan itu, maka dengan demikian dengan mudah menentukan bahwa jenis manusia tersebut termasuk kedalam sukubangsa menurut perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang digunakannya.

Membahas mengenai manusia juga akan membawa perhatian kita terhadap bentuk-bentuk atau struktur dalam masyarakat manusia tersebut. Berbicara mengenai strukrur manusia dalam perkembangannya tentu pada awalnya dimulai dari srtuktur yang paling sederhana kemudian berkembang menjadi yang lebih kompleks. Struktur tersebut juga dimulai dari struktur yang paling kecil di dalam manusia misalnya paling dekat mengenai struktur dalam keluarga. Misalnya, ada ayah sebagai kepala keluarga, ibu sebagai pendamping serta anak-anak, itu tergantung dari sukubangsa bagaimana susunannya. Tapi yang akan dibahas yaitu tentang bagaimana struktur kemasarakatan yang dipakai oleh tiap jenis manusia di dalam bermasyasrakat. Seperti struktur masyarakat tradisional yang masih dipakai masyarakat sekarang, memberikan batasan kepada kita untuk membedakan setiap sukubangsa dengan meninjau jenis struktur kemasyarakatan yang diterapkan dalam bermasyarakat. Maka dari itu, kita bisa menjadikan bentuk struktur kemasyrakatan manusia tertentu untuk mengklasifikasikannya ke dalam jenis sukubangsa yakni sukubangsa menurut bentuk stuktur kepemimpinan yang diterapkannya.

Dari beberapa penjelasan tersebut, jelas bahwa manusia menjadi salah satu pembahasan yang sentral dalam etnografi. Maka dari itu, dapat disimpulkan bahwa manusia menjadi sentral dalam etnografi karena manusia memiliki keunggulan dari makhluk hidup yang lainnya, yaitu manusia memiliki kebudayaan serta tingkat kemampuannnya lebih tinggi. Selain itu, yang menjadi alasan lain yaitu supaya dapat memberikan batasan kepada kita untuk bisa mengklasifikasikan tiap-tiap jenis manusia menjadi beberapa jenis sukubangsa serta bagaimana perkembangan tiap sukubangsa dari awal terbentuknya sampai perkembangan yang ada saat ini.


·         KEBUDAYAAN MENJADI SENTRAL DALAM ETNOGRAFI

Kebudayaan merupakan bentuk kebiasaan-kebiasaan yang diterapkan suatu sukubangsa dalam bermasyarakat. Setiap suku bangsa pasti memiliki kebudayaan masing-masing dan pasti memiliki perbedaan dengan kebudayaan sukubangsa lainnya. Kebudayaan dalam sebuah sukubangsa menjadi ada karena adanya kebiasa-kebiasaan yang selalu dilakukan dalam perkembangan masyarakatnya. Kebiasaan tersebut kemudian diperkenalkan dari keturunan kepada keturunan berikutnya. Dalam perjalanan suku bangsa tersebut, kebiasaan tersebut terus dikembangkan dan diperkenalkan sehingga kemudian menjadi kebudayaan dalam suku bangsa tersebut.

Di dalam etnografi, kebudayaan manusia juga menjadi pembahasan yang sentral atau penting untuk dipelajari. Yaitu kita dapat mempelajari bagaimana awal suatu kebudayaan sukubangsaserta perubahan-perubahan yang terjadi sehingga kebudayaan itu berkembang dan menjadi kebudayaan yang lebih baik. Yang lebih penting lagi kita pelajari dari kebudayaan suatu sukubangsa yaitu untuk mengenali pola-pola kehidupan masyarakat tersebut dalam beraktifitas setiap harinya. Dari pola tersebut kita bisa menentukan bagaimana kesenjangan masyarakat sukubangsa tersebut dalam mengatur kehidupannya baik dari segi ekonomi, religi, kesenian serta teknologi. Ekonomi memberikan gambaran budaya tentang bagaimana cara mereka dalam memenuhi kebutuhan hidup. Religi menghubungkan bagaimana budaya mereka dalam hal keyakinan dan kepercayaan. Sehingga dari budaya mereka bisa memberikan gambaran seperti apa bentuk kepercayaan suatu sukubangsa di setiap masa yang berkembang. Dari budaya juga kita bisa melihat bagaimana bentuk kesenian yeng bisa merika capai baik itu dari alat kerajinan mereka, adat istiadat, bentuk kesenian lainnya. Teknologi yang berkembang dalam suatu sukubangsa  juga dapat dilihat dari kebudayaan yang berkembang.

Kebudayaan juga tidak terlepas dari hubungan atau interaksi yang terjadi dalanm sebuah masyarakat. Interaksi antar individu maupun kelompok dalam masyarakat suatu sukubangsa juga mempelihatkan bagaimana bentuk kebudayaan suku bangsa tersebut. Jadi dalam etnografi, dari kebudayaan suatu sukubangsa, kita bisa mempelajari bagaimana perkembangan hubungan-hubungan yang terjadi dalam masyarakat dari awal sampai sekarang. Juga memperlihatkan seperti apa bentuk solidaritas yang mereka pakai sehingga bisa mengembangkan suku bangsa itu menjadi sebuah suku bangsa yang besar dengan memiliki bentuk yang cukup tertata dengan kebudayaan yang ada. Begitupun dengan hubungan antar masyarakat yang ditinjau dari bentuk pemerintahan atau kepemimpinan yang berkembang dalam masyrakat tertentu, semua itu dapat kita lihat dari kebudayaan sukubangsa tersebut. Dari kebudayaan bisa digambarkan bagaimana bentuk pemerintahan sukubangsa. Sukubangsa yang menganut sistem kerajaan memiliki kebudayaan yang berbeda dengan sukubangsa yang hanya bersistemkan suku atau yang dipimpin oleh kepala suku. Di sisi lain, setiap suku bangsa memiliki tatanan kebudayaan yang berbeda meskipun mendiami daerah dengan jark yang tidak begitu jauh. Tapi karena memiliki kepemimpinan yang berbeda sehingga nilai-nilai kebudayaan yang berkembang sangat berbeda. Contoh kecil dalam hukum yang berlaku pastinya berbeda.

Kebudayaan sukubangsa memiliki hubungan timbal balik dengan perubahan-perubahan yang terjadi dalam suatu sukubangsa. Terkadang kebudayaan yang membawa perubahan, namun kadang pula perubahanlah yang menimbulkan suatu budaya baru, tapi itu tidak telepas karena adanya usaha mmanusia untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan. Setiap penemuan manusia yang baru mengakibatkan manusia terus meningkatkan kehidupan berbudaya yang lebih baik.Dari penjelasan tersebut kita dapat menarik kesimpulan bahwa kebudayaan manusia juga merupakan hal yang utama dalam etnografi karena dari budaya yang berkembang kita dapat mempelajari bagaimana perkembangan dan perubahan serta apa yang terjadi dalam budaya dari masa ke masa suatu sukubangsa, sehingga mencapai sukubangsa yang ada pada saat ini.
Demikian sedikitnya pembehasan mengenai manusia dan kebudayaan dalam etnografi, khususnya etnografi papua. Terimakasih.


PENGERTIAN DAN TIPE-TIPE LONGSORAN

1.      PENGERTIAN LONGSORAN  

Dalam dunia teknik sipil, utamanya dalam pelaksanaan langsung di lapangan baik dalam penelitian suatu proyek sering mengalami berbagai kendala atau masalah. Salah satunya adalah terjadi longsoran atau pergerakan tanah pada suatu titik pelaksanaan. Secara umum, Pengertian longsoran atau pergerakan tanah adalah perpindahan massa tanah atau batuan pada arah tegak, mendatar atau miring dari kedudukan semula. Dalam definisi longsoran ini termasuk juga deformasi lambat atau jangka panjang dari suatu lereng yang biasa disebut rayapan (creep). Definisi longsoran ini tidak termasuk aliran lahar dan amblesan atau penurunan tanah (subsidence) yang di akibatkan proses konsolidasi atau perbedaan kekuatan dari pondasi suatu bangunan. 

2.      TIPE-TIPE LONGSORAN

Gerakan tanah dalam klasifikasi ini dikelompokkan menurut klasifikasi Highway Research Board 1958 dan 1978. Kriteria yang digunakan dalam pengelompokan ini adalah berdasarkan tipe gerakan tanah dan jenis material. Tipe longsoran atau gerakan tanah dibagi menjadi lima kelompok utama yaitu:
1.      Runtuhan (Fall);
2.      Jungkiran (Toppling);
3.      Longsoran (Sliding);
4.      Penyebaran lateral (Lateral Spreading);
5.      Aliran (Flow);
6.      Tipe Majemuk

Tabel 1.  Klasifikasi Longsoran
JENIS GERAKAN
JENIS MATERIAL
BATU
TANAH
BUTIR KASAR
BUTIR HALUS
Runtuhan
Runtuhan batu
Runtuhan bahan
rombakan
Runtuhan tanah
Jungkiran
Jungkiran batu
Jungkiran bahan
rombakan
Jungkiran tanah
Gelinciran
Rotasi
Sedikit
Nendatan batu
Nendatan bahan
rombakan
Nendatan tanah
Translasi
Banyak
Gelincir bongkahan
batu
Gelincir bongkah
bahan rombakan
Gelincir bongkah
tanah
Gelincir batu
Gelincir bahan
rombakan
Gelincir tanah
Gerakan Lateral
Gerakan Laterial
batu
Gerakan laterial
bahan rombakan
Gerakan laterial
tanah
Aliran
Aliran batu
Aliran bahan
rombakan
Aliran tanah
Rayapan tanah
Majemuk = Gabungan dua atau lebih tipe gerakan

a.       Tipe Runtuhan (Fall)

Tipe Runtuhan merupakan gerakan tanah yang disebabkan keruntuhan tarik yang diikuti dengan tipe gerakan jatuh bebas akibat gravitasi. Pada tipe runtuhan ini massa tanah atau batuan lepas dari suatu lereng atau tebing curam dengan sedikit atau tanpa terjadi pergeseran (tanpa bidang longsoran). Massa tersebut meluncur di udara seperti gerakan jatuh bebas, meloncat atau menggelundung.
Runtuhan batuan adalah runtuhan massa batuan yang lepas dari batuan induknya. Runtuhan bahan rombakan adalah runtuhan yang terdiri dari fragmen-fragmen lepas sebelum runtuh. Termasuk pada tipe runtuhan ini adalah :
(a)    Runtuhan kerikil (ukuran kurang dari 20 mm),
(b)   Runtuhan kerakal (ukuran dari 20 mm - 200 mm)
(c)    Runtuhan bongkah (ukuran lebih dari 200 mm).
Longsoran atau Runtuhan tanah dapat terjadi karena kekuatan material yang terletak di bagian bawah lebih lemah (antara lain karena tererosi dan penggalian) dibandingkan lapisan di atasnya. Runtuhan batuan dapat terjadi antara lain karena adanya perbedaan pelapukan, perbedaan tekanan hidrostatis karena masuknya air ke dalam retakan, serta karena perlemahan akibat struktur geologi (antara lain kekar, sesar, perlapisan)

b.      Tipe Jungkiran (Toppling)

Tipe Jungkiran adalah jenis gerakan memutar ke depan dari satu atau beberapa blok tanah/batuan terhadap titik pusat putaran di bawah massa batuan. Gaya utama dari fenomena ini adalah  gaya gravitasi, gaya dorong dari massa batuan di belakangnya dan gaya yang ditimbulkan oleh tekanan air yang mengisi rekahan batuan. Jungkiran ini biasanya terjadi pada tebing-tebing yang curam dan tidak mempunyai bidang longsoran.

c.       Tipe Longsoran (Sliding)

Tipe Longsoran adalah gerakan massa yang diakibatkan oleh regangan geser dan perpindahan sepanjang bidang longsoran. Massa berpindah melongsor dari tempat semula dan terpisah dari massa tanah yang mantap. Dalam hal ini, keruntuhan geser tidak selalu terjadi secara serentak pada suatu bidang longsoran, tapi dapat berkembang dari keruntuhan geser setempat.
Berdasarkan keutuhan materialnya, jenis longsoran ini dapat dibagi menjadi 2 bagian yaitu :
Material yang bergerak relatif utuh dan terdiri dari satu atau beberapa blok ;
Material yang bergerak dan sangat berubah bentuknya atau terdiri dari banyak blok yang berdiri sendiri.
            Berdasarkan bentuk bidang longsor, jenis longsoran ini diklasifikasikan menjadi 2, yait:

  1. longsoran  rotasi (nendatan)
  2. longsoran translasi.

1.      Longsoran rotasi atau rotasional

Longsoran rotasi atau rotasional  adalah longsoran yang mempunyai bidang longsor berbentuk : setengah lingkaran, log spiral, hiperbola atau bentuk lengkung tidak teratur lainnya. Contoh yang paling umum dari tipe ini adalah nendatan yang sepanjang bidang longsorannya berbentuk cekung ke atas. Retakan-retakannya berbentuk konsentris dan cekung ke arah gerakan dan jika dilihat dari atas berbentuk sendok. Longsoran rotasi bisa terjadi tunggal, ganda atau berantai.

2.      Longsoran translasi atau translasional

Untuk longsoran translasi atau translasional, massa yang longsor bergerak sepanjang permukaan yang datar atau agak bergelombang tanpa atau sedikit gerakan memutar/miring. Longsoran translasi umumnya ditentukan oleh bidang lemah seperti sesar, kekar perlapisan dan adanya perbedaan kuat geser antar lapisan atau bidang kontak antara batuan dasar dengan bahan rombakan di atasnya. Untuk translasi berantai gerakannya menjalar secara bertahap, ke atas lereng akibat tanah di belakang diperlemah oleh air yang mengisi retakan-retakan.

d.      Tipe Penyebaran Lateral (Lateral Spreading)

Tipe Longsoran dengan penyebaran lateral adalah gerakan menyebar ke arahlateral yang ditimbulkan oleh retak geser atau retak tarik. Tipe gerakan ini dapat terjadi pada batuan ataupun tanah. Penyebaran lateral dapat dibedakan dalam dua tipe yaitu :

  1. Gerakan yang menghasilkan sebaran yang menyeluruh dengan bidang geser atau zona aliran plastis yang sulit dikenali dengan baik. Gerakan ini banyak terjadi pada batuan dasar, terutama yang terletak pada puncak tebing.
  2. Gerakan yang mencakup retakan dan penyebaran material yang relatif utuh (batuan dasar atau tanah), akibat pencairan (liquefaction). Blok di atasnya dapat ambles, melonggar, memutar, hancur mencair dan mengalir. Mekanisme gerakan ini tidak saja rotasi dan translasi tetapi juga aliran. Karena itu penyebaran lateral ini dapat bersifat majemuk.

e.       Tipe Aliran (Flow)

Tipe Aliran adalah jenis lonsoran atau gerakan tanah di mana kuat geser tanah kecil sekali atau boleh dikatakan tidak ada, dan material yang bergerak berupa material kental. Termasuk dalam tipe ini adalah gerakan yang lambat, berupa rayapan pada massa tanah plastis yang menimbulkan retakan tarik tanpa bidang longsoran. Rayapan di sini dianggap sama dengan arti rayapan pada mekanika bahan yaitu deformasi yang terjadi terus menerus di bawah tegangan yang konstan. Pada material yang tidak terkonsolidasi, gerakan ini umumnya berbentuk aliran, baik cepat atau lambat, kering atau basah. Aliran pada batuan sangat sulit dikenali karena gerakannya sangat lambat dengan retakan-retakan yang rapat dan tidak saling berhubungan serta sering menimbulkan lipatan, lenturan atau tonjolan. Aliran dapat dibedakan dalam dua tipe menurut materialnya yaitu aliran tanah (termasuk bahan rombakan) dan aliran batuan .

f.       Tipe Majemuk (Complex)

Tipe majemuk merupakan gabungan dua atau lebih tipe longsoran atau gerakan tanah dalam artian lain terjadi lebih dari sat tipe longsoran pada satu titik tertentu.

Demikianlah sedikitnya informasi mengenai pengertian dan tipe longsoran atau pergerakan tanah yang dapat saya bagikan untuk anda dapat pelajari. Semoga bermanfaat.

GAMBARAN METODE NUMERIK SECARA UMUM

Gambaran Umum

Ilmu metode numerik adalah teknik yang dapat digunakan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang dapat diformulasasikan secara matematis dengan menggunakan cara operasi hitungan (arithmetic). Berbagai jenis permasalahan yang kita temui dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi dapat pula digambarkan di dalam bentuk persamaan matematik. Dan apabila persamaan tersebut memiliki bentuk yang sederhana, penyelesaiannya dapat dilakukan secara analitis. Tetapi umumnya kita temui bentuk persamaan sering sulit untuk diselesaikan dengan cara analitis, sehingga cara lain untuk menyelesaikan persamaan tersebut kita harus menggunakan penyelesaian secara numeris. Hasil dari penyelesaian secara numeric ini merupakan nilai yang diperkirakan atau yang yang mendekati hasil dari penyelesaian secara analitis atau dengan kata lain eksak. Oleh karena hanya merupakan pendekatan saja, maka pasti akan terdapat adanya kesalahan terhadap nilai eksak itu sendiri. Maka dari itu, nilai kesalahan yang dihasilkan haruslah cukup kecil terhadap tingkat kesalahan yang telah ditetapkan.

Proses Perhitungan

Di dalam metode numerik, terdapat ada beberapa bentuk proses hitungan atau alogaritma yan dapat digunakan untuk menyelesaikan suatu tipe persamaan matematis. Biasanya hitungan numerik dapat dilakukan dengan menggunakan salah sati dari pada bentuk proses hitungan yang dianggap paling efisien yang hanya memerlukan waktu hitungan itu sendiri paling sedikit atau proses yang palung cepat. Dalam hitungan operasi numerik yang umum dilakukan dengan interasi dimana dilakukan dalam jumlah yang sangat banyak dan dilakukan secara berulang kali. Oleh sebab itu,sangat diperlukan bantuan hitungan komputer untuk dapat menyelesaikan operasi hitungan tersebut. Karena apabila tanpa bantuan komputer dalam menyelesaikan operasi hitungannya, metode numerik itu sendiri tidak akan memberikan banyak manfaat karena akan dilakukan dalam waktu yang relatif sangat lama.

Penerapan Metode Numerik

Metode numerik memang sudah cukup lama dikembangkan, akan tetapi pemakaian atau penggunaannya dalam menyelesaikan masalah yang ada di berbagai bidang ilmu pengetahuan dan teknologi belum begitu meluas. Hal ini disebabkan oleh karena pada masa pengembangannya tersebut alat bantu hitungan seperti komputer masih sangat jarang bahkan belum banyak digunakan secara meluas. Akan tetapi beberapa tahun terakhir ini, perkembangan kemampuan alat bantu hitung seperti komputer sangat mengalami kemajuan yang pesat bahkan harganya pun semakin murah dan semakin terjangkau, sehingga  penggunaan atau pemakaian metode numerik untuk menyelesaikan berbagai permasalahan berbagai bidang mengalami peningkatan yang juga sangat pesat mengikuti perkembangan komputer. Dan masa sekarang ini peningkatan metode numerik sangat berkembang pesat bahkan menjadi alat yang sangat ampuh untuk diandalkan untuk menjadi pembantu menyelesaikan permasalahan di berbagai bidang. Metode numerik juga sudah mampu menyelesaikan suatu sistem persamaan yang lebih besar, yang tidak linear dan sangat kompleks yang sangat tidak mungkin dapat diselesaikan secara analitis.

Penerapan Dalam Bidang Tertentu

Metode numerik adalah salah satu ilmu yang dikembangkan oleh para ahli matematika. Meskipun demikian, metode numerik bukan hanya milik para pakar matematika saja. Ilmu metode numerik ini merupakan milik semua ahli di berbagai bidang, seperti bidang teknik (utamanya teknik sipil, elektro, mesin, kimia dan lain sebagainya), kedokteran, ekonomi, sosial dan masih banyak bidang ilmu lainnya. Berbagai banyaknya masalah yang ada yang ada di dalam disiplin ilmu pengetahuan ilmu pengetahuan dapat digambarkan dalam bentuk operasi matematika dari berbagai fenomena yang berpengaruh. Salah satu contoh fenomena misalnya gerak air dan polutan di dalam saluran, sungai dan laut, aliran udara, perambatan panas, defleksi suatu pelat atau pun balok, proses penguraian dan fenomena lain sebagainya ini yang dapat digambarkan  dalam bentik proses perhitungan matematik.  Pada umumnya fenomena yang yang berpengaruh cukup banyak dan begitu sangat kompleksnya, sehingga untuk dapat menyederhanakannya, harus dilakukan beberapa anggapan sehingga hasilnya ada beberapa dari anggapan itu ada fenomena yang tidak atau kurang berpengaruh sehingga dapat diabaikan. Dari hasil itu, meskipun telah dilakukan penyederhanaan, namun masih sering saja persamaan yang yang dihasilkan tidak akan dapat diselesaikan secara analitis sesuai yang kita inginkan. Maka dari itulah, sangat diperlukan metode numerik untuk menyelesaikan persamaan tersebut.
Demikianlah sedikitnya info mengenai gambaran metode numerik secara umum. Thanks.