Showing posts with label ETNOGRAFI PAPUA. Show all posts
Showing posts with label ETNOGRAFI PAPUA. Show all posts

PENTINGNYA ASPEK NAMA, HISTORY, PREHISTORY, DAN ORGANISASI DALAM MEMAHAMI ETNIS DI TANAH PAPUA.


Dalam mata kuliah Etnogarfi Papua di Jurusan Teknik sipil ada pembahasan mengenai Pentingnya aspek Nama, History, Prehistory dan Sistem Organisasi dalam memahami Etnis yang ada di tanah Papua. Apa sebetulnya Pentingnya aspek Nama, History, Prehistory dan Sistem Organisasi dalam memahami Etnis yang ada di tanah Papua tersebut? Mari kita bahas sama-sama berikut ini:


Pentingnya aspek nama Papua dalam memahami Etnis di tanah Papua.

Seperti kita ketahui bahwa sebutan untuk papua pertama kali digunakan oleh seorang pelaut asal spanyol, Ynigo Ortiz de Retes kemudian dipakai oleh bangsa belanda yaitu dengan sebutan Nieuw-Guinea(“Guinea Baru”). Nama tersebut digunakan karena melihat fakta bahwa kulit penduduk papua berwarna hitam seperti warna kulit penduduk Pantai Guinea di benua Afrika. Fakta ini memberikan pemahaman kepada kita bahwa dari kesamaan warna kulit tersebut kita dapat menyimpulkan bahwa penduduk papua merupakan etnis yang memiliki kesamaan dengan penduduk Afrika yaitu penduduk papua juga termasuk Ras Negroid sama seperti penduduk Pantai Guinea karena memiliki warna kulit hitam yang merupakan ciri manusia Ras Negroid.
Nama “Papua” sendiri mula-mula dipakai oleh pelaut Portugis Antonio d’Arbreu merupakan nama yang berasal dari bahasa melayu pua-pua yang artinya “keriting”. Dari pengertian tersebut kita juga bisa menyimpulkan bahwa penduduk asli di papua termasuk etnis dari Ras Negroid karena memiliki ciri-ciri dari manusia Ras Negroid yaitu Rambut keriting. Jadi dari nama “Papua”  tersebut kita dapat memahami bahwa etnis di Papua merupakan Ras Negroid karena berambut keriting.
Nama lain untuk Papua adalah Irian dari kata “Iryan”, yang menurut pendapat F. Kasiepo dalam Konperensi Malino(1946) yang dalam bahasa biak berarti “sinar matahari yang menghalau kabut di laut” sehingga ada “harapan”. Disini kita dapat memahami bahwa di seberang tanah biak ada sebuah daratan yang dikenal dengan tanh iryan dimana terdapat etnis yang masih satu Ras yaitu Ras Negroid.
Jadi aspek nama Papua sangat penting dalam memahami etnis di tanah papua karena dengan belajar dari berbagai nama yang diberikan tentang papua, kita dapat memahami di mana letak dan bagaimana hubungan masyarakat Papua dengan orang luar. Selain itu, kita juga mendapatkan pemahaman dari penamaan papua kita dapat menemukan ciri-ciri etnis di papua sehingga kita dapat mengklasifikasikannya dengan mudah kedalam jenis Ras Manusia yaitu tergolong Ras Negrid.

Pentingnya Prehistori Papua dalam memahami Etnis di tanah papua.

Prehistori tentang di Papua dapat dibuktikan dengan ditemukannya berbagai benda-benda dari masa prasejarah yang tersebar diberbagai tempat di tanah Papua. Dari penemuan ini, kita dapat memahami bahwa etnis di tanah Papua telah ada dan mendiami tanah Papua sejak masa dari masa prasejarah. Dari bukti-bukti ini juga kita dapat mempelajari bagaiman perkembangan etnis di tanah papua, mulai dari perkembanganang sederhana hingga masa menggunakan logam dalam keseharian. Dengan itu kita dengan mudah memahami bagaimana perkembangan manusia Papua pada  masa prasejarah. Kita juga bisa mendapatkan informasi dari masa prassejarah papua bahwa etnis di Papua telah mengenal kebudayaann sejak Zaman prasejarah.
Dari bukti prehistori yang ditemukan di tanah papua juga memberikan pemahaman bagi kita bagaimana persebaran penduduk di tanah papua sehingga pada saat ini kita dapat menemukan sekian banyak etnis yang berdiam di tanah papua. Informasi ini dapat kita buktikan dengan di temukannya benda-benda peninggalan masa prasejarah di berbagai tempat di tanah papua, dan ini membuktikan bahwa pada masa itu masyarakat papua telah menyebar di berbbagai yempat di papua. Dari bukti penemuan yang tersebar di tanah papua kita bisa mengkasifikasikan bagaimana tingkat kebudayaan dan bagaimana pengaruh kebuddayaan luar hterhadap Etnis di tanah papua pada masa itu.
Jadi, dengan mempelajari presejarah di tanah papua, kita dapat memahami bahwa masyarakat papua telah hidup mulai dari masa prasejarah dan seperti apa tingkat perkembangan kebudayaan dan pengaruhnya, persebaran penduduk papua pada masa itu.

Pentingnya history papua dalam memahami etnik di tanah Papua.

Sejarah tanah papua mulai di ketahui berawal dari masa kekuasaan kerajaan Sriwijaya. Di mna pada saat itu masyarakat papua telah melakukan hubungan dengan  penduduk pulau-pulau di nusantara lainnya. Dari ini, kita dapat memahami bagaimana hubungan etnis di papua dengan masyarakat luar papua, dimana pada masa itu ternyata sebagian etnis di tanahh papua sudah mendapat pengaruh dari masyarakat lainnya di luar papua. Di sisi lain ada juga yang menyatakan bahwa sebagian dari tanah papua merupakan daerah kedaulatan kerajaan majapahit. Dari keteranan sejarah ini kita dapat memahami bahwa sebaggian Etnis di tanah papua yaitu yang ada di bawah kakuasaan kerajaan Majapahit telah mendapat pengaruh dari kerajaan majapahit dan telah mengerti mengenai struktur kerajaan.
Sejarah berikutnya tentang tanah papua yaitu peranan bangsa spanyol di tanahh papua. Dari bukti ini kita bisa jelaskan bagaimana serang pelaut spanyol yang mendarat di bagian utara papua memberikan nama kepada papua karena melihat penduduk papua memiliki kesamaan ciri dengan penduduk di Afrika. Dari hal ini kita bisa memahami bagaimana peranan bangsa spanyol dalam membantu memberikan gambaran tentang jenis Ras etnis di tanah papua, yaitu sama dengan penduduk Afrika yaitu Ras Negroid.
Selain bangsa spnyol yang mempunyai sejarah penting bagi kita memahamiis yang  etnis yang ada di tanah papua adalah bangsa Belanda pada masa penjajahan klonial Belanda. Dimana bangsa Belanda telah memberikan banyak pengaruh bagi etnis di tanah papua, mulai dari sistem pemerintahan, kebudayaan, pendidikan, agama dan lain-lain. Kita bisa memahami bahwa sebagian etnis di tanah papua yang bisa menerima keadaan bangsa Belanda di tanah papua telah mendapat pengaruh yang besar bagi etnis tersebut. Bangsa belanda jugalah yang engawali berbagai pembangunan bagi sebagian etnis di tanah papua sehigga meninggalkan sejarah bagi kita seingga kita bisa mengetahui seperti apa perkembangan etnis di tanah papua higga saat ini.
Jadi, dengan belajar sejarah-sejarah di tanah papua memberikan pemahaman kepada kita bagaimana asal dan seperti apa peranan bangsa atau orang dari luar memberikan pengaruh kepada sebagian besar etnis di tanah papua. Dan kita juga bisa mempelajari etnis-etnis tersebut dengan melihat sejarah yang terjadi di masa lalu.

Pentingnya Organissasi sosial dalam memahami etnis yang ada di tanah Papua.

Di tanah papua dikenal berbagai sistem pemerintahan atau organisasi sosial, mulai pemerintahan yang di pimpin oleh orang yang berwibawa, kerajaan, suku, kampung atau ondoafi. Dari sistem-sitem ini memberikan gambaran kepada kita bahwa etnis di tanah papua terdiri dari banyak jenis organisasi yang ada. Dengan bayaknya organisasi ini, maka kita mendapat pemahaman bahwa etnis di tanah papua memiliki tata cara hidup yang berbeda satu sama yang lain sesuai dengan dimana etnis tersebut berorganisasi. Ada yang dari etnis yang sama namun memiliki organisasi yang bebrbeada atau bahkan sebaliknya, dari etnis yang berbeda namun tergabung dalam suatu organisasi yang sama.
Jadi, dapat dikatakan bahwa dari sistem organisasi kita mendapatkan pemahaman tentang etnis di tanah papua. Dalam melakukan pendekatan dengan etnis tertentu kita hanya perlu memahami mereka atau tata cara meraka dalam berorganisasi. Itulah pentingnya organisasi dalam memahami etnis yang ada di tanah papua.
Demikian pembahasan kita mengenai pentingnya Aspek Nama, history, prehistory dan Organisasi dalam memahami etnis yang ada di Tanah Papua. Semoga ini bisa bermanfaat bagi pembaca. Terimakasih.

MANUSIA DAN KEBUDAYAAN

    ·          MANUSIA MENJADI SENTRAL DI DALAM ETNOGRAFI

Di dalam etnografi yang menjadi pembahasan adalah mengenai deskripsi sukubangsa yang ada  atau menetap disuatu daerah tetentu serta menjelaskan adanya pola-pola yang khas tiap suku bangsa yang dapat dikomparaskan satu sama lain. Jika kita berbicara mengenai sukubangsa, tentunya kita akan membahas apa saja yang ada dan berkembang dalam sukubangsa tersebut. Sukubangsa merupakan suatu jenis manusia yang mengalami perkembangan dengan ciri-ciri tertetu. Jadi, salah satu yang menjadi pokok dalam etnografi yaitu membahas mengenai manusia.

Manusia merupakan salah satu dari jutaan jenis mahkluk hidup yang hidup di dunia ini. Namun dalam etnografi manusia menjadi pembahasan utama karena manusia memiliki keunggulan dari mahkluk lainnya karena manusia bisa mengalami kemajuan dan perkembangan yang sangat kompleks, diantaranya yaitu manusia bisa mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Selain itu, manusia juga adalah mahkluk hidup yang memiliki akal sehat yang membuat manusia mengetahui apa yang baik dan yang buruk atau kata lain manusia memiliki moral yang baik dari mahluk lainnya. Manusia juga memiliki keunggulan yang jauh lebih jauh, yaitu manusia mengenal kebudayaan.

Jika berbicara mengenai manusia dalam etnografi, yang dijelaskan lebih mendalam yaitu mengenai keanekaragaman manusia. Keanekaragaman manusia memberikan batasan kepada kita untuk bisa membedakan bermacam-macam bentuk dan ciri manusia, sehingga kita dapat mengklasifikaikan jenis dan bentuk manusia tertentu. Dari itu maka kita dengan mudah bisa mempelajari perkembangan jenis manusia tertentu baik itu bentuk maupupun ciri-ciri khusus yang ada pada manusia tersebut. Selain itu kita juga dapat mempelajari bagaimana perkembangan ciri dan  bentuk manusia tersebut dari awalnya sehingga menjadi seperti yang ada pada tingkat yang lebih kompleks sekarang ini. Jadi, dengan demikian setiap sukubangsa dapat kita ketahui bagaimana perkembangannya dari waktu ke waktu.

Dalam etnografi selain ciri manusia yang menjadi perhatian yang dipelajari yaitu tingkat pengetahuan atau perkembangan ilmu dalam setiap sukubangsa. Pengetahuan menunjukan bagaimana cara manusia tersebut menggunakan apa yang diketahuinya baik itu akal ataupun daya pikir manusia tersebut dalam berinteraksi dalam lingkungan dengan sesamanya serta beradaptasi dengan alam sekitarnya. Interaksi dengan sesamanya menjelaskan bagaimana tingkat kemampuan manusia itu dalam menggunakan akal budinya dalam menjalin hubungan yang baik dengan sesamanya. Sementara adaptasi dengan alam sekitar menunjukan bagaimana manusia tersebut menggunakan pengetahuannya dalam mengembangkan peralatan yang digunakan dalam mempertahankan hidup. Pengetahuan setiap manusia juga menjelaskan bagaimana cara mencari kebutuhan hidupnya dan juga bagaimana mereka mendiami suatu daerah tertentu untuk tempat tinggal mereka. Perkembangan ilmu pengetahuan dari manusia dari masa ke masa menjelaskan kepada kita mengenai perkembangan suatu jenis manusia tertentu sehingga memudahkan bagi kita untuk membedakan atau mengklasifikasikan jenis manusia tertentu.dari pengklasifikasian yang telah ditentukan itu, maka dengan demikian dengan mudah menentukan bahwa jenis manusia tersebut termasuk kedalam sukubangsa menurut perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang digunakannya.

Membahas mengenai manusia juga akan membawa perhatian kita terhadap bentuk-bentuk atau struktur dalam masyarakat manusia tersebut. Berbicara mengenai strukrur manusia dalam perkembangannya tentu pada awalnya dimulai dari srtuktur yang paling sederhana kemudian berkembang menjadi yang lebih kompleks. Struktur tersebut juga dimulai dari struktur yang paling kecil di dalam manusia misalnya paling dekat mengenai struktur dalam keluarga. Misalnya, ada ayah sebagai kepala keluarga, ibu sebagai pendamping serta anak-anak, itu tergantung dari sukubangsa bagaimana susunannya. Tapi yang akan dibahas yaitu tentang bagaimana struktur kemasarakatan yang dipakai oleh tiap jenis manusia di dalam bermasyasrakat. Seperti struktur masyarakat tradisional yang masih dipakai masyarakat sekarang, memberikan batasan kepada kita untuk membedakan setiap sukubangsa dengan meninjau jenis struktur kemasyarakatan yang diterapkan dalam bermasyarakat. Maka dari itu, kita bisa menjadikan bentuk struktur kemasyrakatan manusia tertentu untuk mengklasifikasikannya ke dalam jenis sukubangsa yakni sukubangsa menurut bentuk stuktur kepemimpinan yang diterapkannya.

Dari beberapa penjelasan tersebut, jelas bahwa manusia menjadi salah satu pembahasan yang sentral dalam etnografi. Maka dari itu, dapat disimpulkan bahwa manusia menjadi sentral dalam etnografi karena manusia memiliki keunggulan dari makhluk hidup yang lainnya, yaitu manusia memiliki kebudayaan serta tingkat kemampuannnya lebih tinggi. Selain itu, yang menjadi alasan lain yaitu supaya dapat memberikan batasan kepada kita untuk bisa mengklasifikasikan tiap-tiap jenis manusia menjadi beberapa jenis sukubangsa serta bagaimana perkembangan tiap sukubangsa dari awal terbentuknya sampai perkembangan yang ada saat ini.


·         KEBUDAYAAN MENJADI SENTRAL DALAM ETNOGRAFI

Kebudayaan merupakan bentuk kebiasaan-kebiasaan yang diterapkan suatu sukubangsa dalam bermasyarakat. Setiap suku bangsa pasti memiliki kebudayaan masing-masing dan pasti memiliki perbedaan dengan kebudayaan sukubangsa lainnya. Kebudayaan dalam sebuah sukubangsa menjadi ada karena adanya kebiasa-kebiasaan yang selalu dilakukan dalam perkembangan masyarakatnya. Kebiasaan tersebut kemudian diperkenalkan dari keturunan kepada keturunan berikutnya. Dalam perjalanan suku bangsa tersebut, kebiasaan tersebut terus dikembangkan dan diperkenalkan sehingga kemudian menjadi kebudayaan dalam suku bangsa tersebut.

Di dalam etnografi, kebudayaan manusia juga menjadi pembahasan yang sentral atau penting untuk dipelajari. Yaitu kita dapat mempelajari bagaimana awal suatu kebudayaan sukubangsaserta perubahan-perubahan yang terjadi sehingga kebudayaan itu berkembang dan menjadi kebudayaan yang lebih baik. Yang lebih penting lagi kita pelajari dari kebudayaan suatu sukubangsa yaitu untuk mengenali pola-pola kehidupan masyarakat tersebut dalam beraktifitas setiap harinya. Dari pola tersebut kita bisa menentukan bagaimana kesenjangan masyarakat sukubangsa tersebut dalam mengatur kehidupannya baik dari segi ekonomi, religi, kesenian serta teknologi. Ekonomi memberikan gambaran budaya tentang bagaimana cara mereka dalam memenuhi kebutuhan hidup. Religi menghubungkan bagaimana budaya mereka dalam hal keyakinan dan kepercayaan. Sehingga dari budaya mereka bisa memberikan gambaran seperti apa bentuk kepercayaan suatu sukubangsa di setiap masa yang berkembang. Dari budaya juga kita bisa melihat bagaimana bentuk kesenian yeng bisa merika capai baik itu dari alat kerajinan mereka, adat istiadat, bentuk kesenian lainnya. Teknologi yang berkembang dalam suatu sukubangsa  juga dapat dilihat dari kebudayaan yang berkembang.

Kebudayaan juga tidak terlepas dari hubungan atau interaksi yang terjadi dalanm sebuah masyarakat. Interaksi antar individu maupun kelompok dalam masyarakat suatu sukubangsa juga mempelihatkan bagaimana bentuk kebudayaan suku bangsa tersebut. Jadi dalam etnografi, dari kebudayaan suatu sukubangsa, kita bisa mempelajari bagaimana perkembangan hubungan-hubungan yang terjadi dalam masyarakat dari awal sampai sekarang. Juga memperlihatkan seperti apa bentuk solidaritas yang mereka pakai sehingga bisa mengembangkan suku bangsa itu menjadi sebuah suku bangsa yang besar dengan memiliki bentuk yang cukup tertata dengan kebudayaan yang ada. Begitupun dengan hubungan antar masyarakat yang ditinjau dari bentuk pemerintahan atau kepemimpinan yang berkembang dalam masyrakat tertentu, semua itu dapat kita lihat dari kebudayaan sukubangsa tersebut. Dari kebudayaan bisa digambarkan bagaimana bentuk pemerintahan sukubangsa. Sukubangsa yang menganut sistem kerajaan memiliki kebudayaan yang berbeda dengan sukubangsa yang hanya bersistemkan suku atau yang dipimpin oleh kepala suku. Di sisi lain, setiap suku bangsa memiliki tatanan kebudayaan yang berbeda meskipun mendiami daerah dengan jark yang tidak begitu jauh. Tapi karena memiliki kepemimpinan yang berbeda sehingga nilai-nilai kebudayaan yang berkembang sangat berbeda. Contoh kecil dalam hukum yang berlaku pastinya berbeda.

Kebudayaan sukubangsa memiliki hubungan timbal balik dengan perubahan-perubahan yang terjadi dalam suatu sukubangsa. Terkadang kebudayaan yang membawa perubahan, namun kadang pula perubahanlah yang menimbulkan suatu budaya baru, tapi itu tidak telepas karena adanya usaha mmanusia untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan. Setiap penemuan manusia yang baru mengakibatkan manusia terus meningkatkan kehidupan berbudaya yang lebih baik.Dari penjelasan tersebut kita dapat menarik kesimpulan bahwa kebudayaan manusia juga merupakan hal yang utama dalam etnografi karena dari budaya yang berkembang kita dapat mempelajari bagaimana perkembangan dan perubahan serta apa yang terjadi dalam budaya dari masa ke masa suatu sukubangsa, sehingga mencapai sukubangsa yang ada pada saat ini.
Demikian sedikitnya pembehasan mengenai manusia dan kebudayaan dalam etnografi, khususnya etnografi papua. Terimakasih.


MEMBANGUN PAPUA BERAZASKAN BUDAYA DAN EKOLOGI


Beberapa tahun terakhir, pemerintah Papua mulai fokus membangun dan memajukan orang Papua. Dengan berbagai visi dan misi, pemerintah memulai pembangunan bagi kalangan yang masih sulit terjangkau dengan tujuan meratakan pembangunan di tanah Papua. Salah bukti dari awal pembangunan Papua dapat kita lihat dengan pemekaran di pemerintahan daerah mulai perkampungan bahkan juga provinsi yang sekarang terdiri dari dua provinsi yakni Provinsi Papua dan Papua Barat. Pemekaran Provinsi ini merupakan salah satu upaya tercapainya pembangunan dan kemajuan masyarakat utamanya masyarakat asli tanah Papua. Namun, meskipun sudah dilakukan pemekaran daerah otonomi, ternyata itu belum begitu maksimal untuk membangun dan memajukan Papua. Tetap saja Papua dengan kekayaan alam yang sungguh luar biasa masih menjadi salah sat daerah di Indonesia yang memiliki angka kemiskinan yang cukup tinggi, utamanya masyarakat asli Papua. Inilah yang sesungguhnya harus menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah di tanah Papua, yakni dengan mengutamakan kemajuan orang asli Papua.
Hanya saja persoalan kita sekarang adalah bagaimana membangun dan memajukan orang asli Papua yang beraneka ragam etnis dan budaya.untuk menjawab persoalan tersebut, kita sangat bergantung padakonteks situasi dan kondisi masing-masing kelompok masyarakat, baik itu kelompok etnis, kelompok agama ataupun kelompok ekonomi. Di samping dari pada itu, upaya membangun dan memajukan orang Papua juga sangat bergantung pada jenis program pembangunan yang akan dilaksanakan pemrintah di Tanah Papua ini.
Ada satu hal yang sangat penting untuk disampaikan di sini, yaitu bahwaprogram pembangunan apapun juga bentuknya dan dari manapun juga asalnya harus dilaksanakan berdasarkan pertimbangan keanekaragaman masyarakat yang ada di tanah Papua.Misalnya dalam rangka menghasilkan atau meningkatkan penghasilan masyarakat di daerah ekologi berpotensi sagu misalnya di daerah Asmat, Waropen, Inanwatan dan Babo, hendaknyalah masyarakat diberikan fasilitas dan  keterampilan teknologi tepat guna untuk membudidayakan tanaman sagu dan meningkatkan mutu serta produksi sagu di kalangan masyarakat luas. Selain dari pada itu, pihak pemerintah juga seharusnya menyediakan infrastruktur serta mendorong kelancaran pemasaran ke pusat-pusat pasar lokal ataupun juga pasar regional.
Demikian pula halnya dengan masyarakat yang tinggal disekitar daerah dengan zona ekologi pantai atau daerah yang berpotensi menghasilkan ikan, seperti kepulauan Raja Ampat, pantai pesisir pilau-pulau di kawasan teluk Cenderawasih ataupun di semua pesisir pantai pulau Papua sendiri. Seharusnya, masyarakat di daerah zona ekologi berpotensi ikan ini diberikan pengetahuan praktis mengenai teknik menangkap ikan yang benar dan aman bagi kelestarian lingkungan serta teknik pengawetan ikan yang baik dan sehat bahkan sampai pada cara pemasaran yang dapat menguntungkan. 
Kemudian lebih lanjut bagi masyarakat yang tinggal di daerah ekologi pegunungan, dataran tinggi ataupun lembah-lembah kaki gunung atau bukit, sebaiknya mereka diberikan penyuluhan tentang teknologi tepat guna serta teknik pengembangan mengenai pertanian pangan dan perkebunan yang cocok untuk orang papua khususnya. selain dar pada itu, di bidang lain seperti peternakan, seharusnya diberikan penyuluhan mengenai teknik beternak modern yang dapat memberikan penghasilan yang jauh lebih baik, terutama bagi masyarakat yang tnggal di daerah PegununganTengah ( misalnya orang Dani atau orang Me ) yang telah mengenal budaya beternak babi. biasanya aktivitas beternak babi bagi orang Dani dan orang Me dilakukan oleh kaum wanita jadi sebaiknya yang lebih banyak dilibatkan vdalam aktivitas ini adalah kaum wanita. Maka dari pengetahuan seperti ini akan meningkatkan ekonomi rakyat Papua dan dengan majunya tingkat ekonomi masyarakat Papua inilah yang akan membuat pembangunan pemerintah menjadi bisa terlaksanakan dengan baik.

     Silahkan anda baca juga mengenai:

 BELAJAR BISNIS ONLINE DI SINI!

ETNOGRAFI PAPUA KHUSUS TEKNIK SIPIL


Syalom..
Kali ini, saya akan memberikan sedikitnya penjelasan tentang tujuan mempelajari etnografi papua khusus untuk teknik sipil. Langsung saja yah..., Teknik sipil merupakan salah satu jurusan dalam perkulihan di fakultas teknik yang tujuannya untuk menghasilkan enginer yang berkualitas dibidang perencanaan dan teknik sipil. Khusus di Papua teknik sipil mempelajari suatu mata kuliah khusus yang dinamakan ETNOGRAFI PAPUA. Mata kuliah ini mengajarkan mengenai manusia dan kebudayaan yang ada di papua, khususnya Etnis Papua itu sendiri.

Alasan Utama Mempelajari Etnografi Papua

Mengapa seorang calon Engineer di Papua harus mempelajari Kebudayaan Etnis Papua itu? Sebetulnya mempelajari Etnografi Papua bagi teknik sipil bukan berarti untuk ikut berbaur dalam komunitas etnis papua kecuali kalau memang ada kemauan sendiri, tapi target utamanya adalah supaya seorang Enginer dapat memahami bagaimana pola tingkah laku masyarakat papua. Tapi bukan juga hanya sekedar  tujuan untukmemahami melainkan  juga dapat memberi pemahaman kepada mereka khususnya bagi pemimpin mereka.
Setelah seorang Engineer telah mencapai tujuan memahami etnis papua lebih dalam dari mempelajari Etnografi Papua, diharapkan mereka dapat betul-betul bisa memberikan pendekatan yang luar biasa bagi masyarakat. Setelah terjadi pendekan maka seorang enginer teknik sipil dengan mudah melakukan kerja sama dengan masyarakat. Dengan adanya kerja sama itu maka dengan mudah pula bagi seorang enginer teknik sipil menjalankan tugasnya di lapangan.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam mempelajari Etnografi Papua

Ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan dalam mempelajari tentang Etnografi Papua itu sendiri. Antara lain, setiap daerah di papua memiliki kebudayaan yang sangat berbeda mulai dari kepercayaan, bahasa, pandangan hidup, mata pencarian dan lain sebagainya. Jadi memang agak rumit untuk memahami etnis papua secara cepat dan detail. Maka itulah pentingnya mengapa dalam teknik sipil harus mempelajari etnografi papua secara khusus. Selain dari itu, hal penting yang harus diperhatikan yaitu masih banyak suku pedalaman papua yang belum bisa terangkau karena sulitnya akses untuk menjangkaunya. Dan disinilah tugas utama seorang engineer teknik sipil nantinya untuk melakukan pembangnan ke daerah-daerah tersebut. Namun tentunya terlebih dahulu harus memahami etnis tersebut dan melakukan pendekatan. Sekali lagi itulah tujuan dan pentingnya mempelajari etnografi papua bagi teknik sipil.

Tujuan lain mempelajari Etnografi Papua

Selain tujuan-tujuan di atas, tujuan lain dalam mempelajari etnografi papua bagi teknik sipil secara khusus yaitu untuk belajar bagaimana cara mempertahankan hidup di suatu daerah di papua. Misalnya jika seorang dari teknik sipil telah memiliki pekerjaan di bidangnya dan harus menjalankan tugas di pedalaman. Bayangkan jika kehabisan bahan makanan dan akses masuk cukup sulit. Maka tidak mungkin bagi mereka bisa bertahan hidup jika tetap menunggu kiriman logistik. Jadi satu-satunya jalan yaitu mempelajari bagaimana cara etnis terdekat di daerah tersebut mempertahankan hidup. Mulai dari cara mendapatkannya, cara mengolahnya, cara menyajikanya bahkan cara mengkonsumsinya pun semua itu harus dipelajari jika ingin bertahan hidup. Hanya saja, setiap suku etnis papua memiliki perbedaan dalam cara mempertahankan hidup, jadi kemungkinan jika pekerjaan berpindah-pindah maka cara bertahan hidup pun akan sering berganti. Namun semua itu pun ada pentingnya bagi kelangsungan hidup seorang engineer. Jadi begitu banyak pentingnya mempelajari etnografi papua.

KESIMPULAN

Jadi dapat kita simpulkan bahwa tujuan mempelajari etnografi Papua bagi teknik sipil adalah untuk memberikan pendekatan kepada seorang engineer dengan masyarakat Papua, sehingga terjadi kerja sama yang baik saat dalam pekerjaan yang berhubungan dengan teknik sipil dalam membangun tanah Papua. Selai itu, sebetulnya masih begitu banyak tujuan mempelajari etnografi papua bagi engineer teknik sipil. Apalagi bagi calon engineer yang ingin menjadi tenaga engeneer khusus untuk membangun tanah papua kita yang tercinta ini sebaiknya pelajari memang etnografi papua secara mendalam dan lebih sering melakukan pendekatan bagi masyarakat kita di papua tentunya. Bukan teknik sipil saja tapi juga semua teknik apapun khususnya semua yang ada dalam Lingkaran Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih. Hidup FT UNCEN salam TEKSA-TEKSU dan khusus salam SISA-SISA untuk sipil. Terimakasih.PAPEDA(Papua Penuh Damai)!